Anggota Prioritas Prioritas Indonetwork
Tahun ke-3
Pengurusan Pencairan Dana Pensiun
http://www.pencairan-pensiun.com/
Apakah Anda Sedang Mengalami Kesulitan dalam Pencairan Dana Pensiun Anda ...?? Segera Hubungi Kami.
Informasi Kontak
Nama:
Tn. Latin C.S
[Direktur/CEO/Manajer Umum]
E-mail:
Situs Web:
Pesan Instan:

Y!: latincs17@yahoo.com Y!: latincs17
Google Talk:  latincs.bp@gmail.com  latincs.bp@gmail.com
WhatsApp: 081293937553 081293937553
Nomor Telpon:
Nomor telpon Tn. Latin C.S di Menteng Jakarta Pusat
Nomor Ponsel:
Nomor ponsel Tn. Latin C.S di Menteng Jakarta Pusat
Alamat:
AJB Bumiputera 1912 Divisi Asuransi Kumpulan Jakarta Gedung Bumiputera Lantai 6 Jl.HOS.Cokroaminoto No.85
Menteng Jakarta Pusat 10310, Jakarta
Indonesia
Rata-rata Tinjauan Pemakai

Tidak ada ulasan untuk perusahaan ini

Bahasa :
DANA PENSIUN

Dana Pensiun adalah salah satu lembaga keuangan bukan bank di Indonesia yang mempunyai aktivitas memberikan jaminan kesejeahteraan pada masyarakat baik untuk kepentingan pensiun maupun akibat kecelakaan. Definisi dana pensiun menurut UU No. 11/ 1992 : Dana pensiun merupakan badan hukum yang mengelolah dan menjalankan program yang menjanjikan manfaat pensiun bagi pesertanya.

Lembaga penyelenggara Dana Pensiun

• DANA PENSIUN PEMBERI KERJA ( DPPK )

Lembaga Dana Pensiun Pemberi Kerja ( DPPK) didirikan untuk menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti ( PPMP) atau program pensiun iuran pasti ( PPIP) .
Dana Pensiun Pemberi Kerja akan mengelola setoran dana dari perusahaan ( Pemberi Kerja) yang menggunakan jasanya dan kemudian memberikan manfaat pada saat karyawan perusahaan tersebut memasuki usia pensiun atau mengalami kecelakaan. Dana Pensiun Pemberi Kerja ( DPPK ) hanya boleh didirikan oleh Perusahaan dan untuk kepentingan internal Karyawannya.

• DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN ( DPLK )

Dana Pensiun Lembaga Keuangan ( DPLK) dapat dibentuk oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa yang memiliki kemampuan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti ( PPIP) bagi perorangan atau kumpulan. Peserta dana pensiun lembaga keuangan ini adalah masyarakat , baik yang terikat sebagai karyawan pada perusahaan tertentu maupun perorangan yang tidak terikat pada badan usaha apapun.
Berdasarkan ketentuan perusahaan asuransi jiwa yang dapat menyelenggarakan dana pensiun lembaga keuangan jika perusahaan itu memiliki kemampuan organisasi yang baik, telah berjalan minimal 5 tahun, memenuhi tingkat solvabilitas sesuai ketentuan dibidang asuransi, dan memiliki tingkat kesinambungan pertanggungan yang sehat.

Perbedaan PPMP dan PPIP dapat Kita lihat Sebagai Berikut :

• Program Pensiun Manfaat Pasti ( PPMP ) adalah Program pensiun yang menjanjikan manfaat pensiun peserta yang mana untuk besaran manfaatnya sudah ditentukan diawal atau sudah dijanjikan manfaatnya oleh Dana Pensiun Pemberi Kerja ( DPPK ) melalui Perusahaan sebagai Pemberi Kerja ( Pendiri Dana Pensiun ) . Misalkan manfaat yang dijanjikan oleh Pemberi kerja : 2, 5 % x Masa Kerja x Gajih Dasar Angsuran
Pemberi Kerja ( Pendiri Dana Pensiun ) Menawarakan Pensiun : Pensiun Normal, Pensiun Dipercepat, Pensiun Cacat, Pensiun Ditunda, Pensiun Janda / Duda dan Anak.

Dan kemudian untuk manfaat Pensiunnya yang menjalankan PPMP yang dikelola oleh pemberi kerja ( DPPK ) maka ketika Karyawan memasuki Pensiun Normal manfaatnya langsung dibayarkan secara berkala / setiap bulan kepada peserta utama sampai dengan seumur hidup peserta utama, ketika peserta utama meninggal dunia, maka manfaat bulanannya dilanjutkan kepada pasangannya 60 % dari pensiun peserta utama sampai dengan seumur hidup pensiun janda / Duda, ketika pensiun Janda / Duda meninggal dunia, maka manfaat pensiunnya dilanjutkan kepada anak sebesar 33, 33 % dari pensiun Janda / Duda sampai dengan usia anak 25 tahun, sudah bekerja, sudah menikah masimum 3 orang anak.

• Program Pensiun Iuran Pasti ( PPIP ) adalah program pensiun yang menjanjikan manfaat pensiun peserta berdasarkan besaran iuran yang ditentukan diawal dan peserta pensiun mendapatkan manfaat pensiun didasarkan pada Iuran dan hasil pengembangan yang diperoleh di dana pensiun ( DPLK ) serta dibukukan terhadap masing-masing rekening peserta. Manfaat pensiun peserta yang diperoleh sebesar ( Iuran + Hasil pengembangan di DPLK setempat ) .
Program Pensiun Iuran Pasti ( PPIP ) hanya boleh didirikan oleh Bank dan Perusahaan Asuransi Jiwa dan Produknya ( Dana Pensiun Lembaga Keuangan ) untuk dijual kepada masyarakat luas bisa dimiliki secara individual ataupun kolektif ( kumpulan ) .
Pensiun yang ditawarakan oleh DPLK ( Dana Pensiun Lembaga Keuangan ) diantaranya ; Pensiun Normal ( Iuran + Hasil pengembangan ( 55 – 56 tahun ) , Pensiun Dipercepat ( Iuran + Hasil pengembangan ( > 35 tahun ) .

Ketika peserta memasuki pensiun normal atau dipercepat dan atau besaran manfaat pensiunnya memenuhi ketentukan PMK No.16/ PMK.03/ 2010 maka manfaat pensiunnya wajib dibelikan Program Anuitas Seumur Hidup ke Perusahaan Asuransi Jiwa sesuai dengan pilihan peserta / Janda / Duda atau anak.
Adapun pola pembayaran manfaat pensiun peserta ketika mengikuti program pensiun iuran pasti ( PPIP ) baik itu yang dijalankan oleh DPLK / DPPK maka ketika peserta memasuki pensiun normal setelah manfaat pensiunnya dikenakan pajak penghasilan atas manfaat pensiun yang diterima, kemudian peserta hanya bisa menikmati manfaat sekaligus 20 % yang dikreditir langsung kerekening peserta dan pada saat itu juga Dana Pensiun akan mengkreditir 80 % Anuitas ke Perusahaan Asuransi Jiwa yang sudah dipilih oleh peserta sebelumnya.

Adapun pengertian Program Anuitas Seumur Hidup adalah penerimaan manfaat pensiun secara berkala setiap bulan kepada peserta utama sampai dengan seumur hidup peserta utama, jika peserta utama didalam perjalanannya terjadi meninggal dunia, maka manfaat pensiun bulanannya dilanjutkan kepada pasangannya Janda / Duda sebesar 60 % dari pensiun peserta utama sampai dengan seumur hidup Janda / Duda, Jika pensiun Janda / Duda meninggal dunia maka manfaat pensiun bulanannya dilanjutkan kepada Anak sebesar 33, 33% dari pensiun Janda / Duda sampai usia anak 25 tahun, sudah bekerja, atau sudah menikah maksimal 3 orang anak.

Ketika peserta belum memasuki pensiun dipercepat maka peserta tidak dapat mengambil atau menikmati dana pensiunnya harus menunggu sampai tiba waktunya memasuki usia pensiun dipercepat atau dialihkan ke DPLK lain sebagai peserta baru secara mandiri.

• PERUSAHAAN ASURANSI JIWA ( BUMIPUTERA )

Perusahaan Asuransi Jiwa adalah suatu lembaga pertanggungan yang menanggung resiko terhadap tertanggung yang disebabkan karena kerugian tertanggung yang timbul dari akibat suatu kejadian baik secara langsung maupun tidak langsung yang menyebabkan hilangnya nilai ekonomis seseorang baik itu individual maupuan bersifat kolektif.

Menurut Ketentuan Undang– undang No.2 tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian ( “ UU Asuransi” ) , Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian antara dua pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi asuransi untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, atau tanggung jawab hukum kepada pihak ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau untuk memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.

Dalam hal pengelolaan Dana Pesangon Tenaga Kerja Perusahaan Pemberi Kerja dapat menyerahkan / mengalihkan pengelolaanya ke pada pihak ketiga apakah itu diserahkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan ( DPLK ) dengan Program manfaat Pensiun Iuran Pasti ( PPIP ) dengan dasar Hukum UU No.11 / 1992 ttg Dana Pensiun atau melalui Perusahaan Asuransi Jiwa dengan membeli Produk Asuransi Jiwa dengan sekema pola Asuransi dengan dasar UU No.2 / 1992 ttg Usaha Perasuransian dengan mendapatkan manfaat yang lebih lengkap.

Sebagaimana kita ketahui bahwa Kewajiban perusahaan terhadap para pekerja ketika terjadi Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK ) itu baru dapat dirasakan oleh Pemberi Kerja yang harus menyediakan Dana Pesangon untuk Karyawannya yang dananya tidak sedikit jika terjadi secara missal. Kewajiban Perusahaan atau Pemberi Kerja dapat dilihat dalam UU No. 13 / 2003 tentang KetenagaKerjaan diantaranya :

• Pasal 156 ayat ( 1, 2, 3 & 4 )
• Pasal 157 ayat ( 1, 2, 3 & 4 )
• Pasal 158 ayat ( 1 )
• Pasal 167 ayat ( 1 & 2 )

KRITERIA PROGRAM PENSIUN YANG LAYAK MENURUT
Pasal 167 ayat ( 2)

a. MP > ( 2 x Uang Pesangon) + ( 1 x Uang Penghargaan Masa Kerja) + Uang Penggantian Hak)
b. Iuran Pensiun dibayar penuh oleh pengusaha.
c. Jika Manfaat Pensiun ( MP) < dari butir a. di atas, maka selisihnya dibayar oleh pengusaha.

Adapun Program Asuransi Jiwa yang akan kami tawarkan kepada Pemilik Perusahaan / Pemberi Kerja atau dilevel Top Manajemen untuk dapat segera mengambil keputusan terkait dengan pengelolaan Dana Pesangon Tenaga Kerja yang kami namakan :

PROGRAM KESEJAHTERAAN KARYAWAN ( PKK )

Program Kesejahteraan Karyawan ( PKK ) adalah suatu program asuransi jiwa yang menjanjikan manfaat pensiun purnabakti lengkap kepada para peserta pensiun dengan sekema pola asuransi yang dikaitkan dengan Masa Kerja Yang Lalu dan Masa Kerja Yang Akan Datang.

Diantaranya manfaat purnabakti yang diberikan adalah sebagai berikut :
1. Purnabakti Normal
2. Purnabakti Meninggal
3. Purnabakti Awal
4. Purnabakti Cacat Tetap Total
5. Peserta Diberhentikan / Mengundurkan Diri

Penjelasan :

• PURNABAKTI NORMAL
Apabila peserta menjalani tugas sampai dengan masa Purnabakti Normal, maka kepadanya melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

2, 6 x Masa Kerja x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir) pada saat peserta purnabakti normal.

• PURNABAKTI MENINGGAL DUNIA
Apabila peserta meninggal dunia dalam masa asuransi, maka kepada ahli waris peserta melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

2, 6 x Masa Kerja x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :
Masa kerja yang dihitung adalah masa kerja yang akan dicapai pada usia purnabakti normal.
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir dan sesuai UU RI No.13 Tahun 2003) pada saat peserta meninggal dunia.

• PURNABAKTI CACAT TETAP TOTAL

Apabila peserta mengalami cacat tetap total dalam masa asuransi akibat kecelakaan, sehingga tidak mampu bekerja lagi, yang dinyatakan oleh 2 ( dua) orang dokter, dimana salah seorang dokter tersebut ditunjuk oleh AJB Bumiputera 1912, maka kepada peserta melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

2, 6 x Masa Kerja x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :

Masa kerja yang dihitung adalah masa kerja yang akan dicapai pada
usia purnabakti normal.
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang
digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir dan sesuai UU RI
No.13 Tahun 2003) pada saat peserta cacat tetap total.

• PURNABAKTI AWAL

Apabila peserta menginginkan purnabakti awal sebelum mencapai Purnabakti Normal dengan ketentuan peserta telah mencapai usia 50 ( lima puluh) tahun dan minimal masa kerja 20 ( dua puluh) tahun, maka kepada peserta melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

2, 6 x Masa Kerja x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :
Masa kerja yang dihitung adalah masa kerja yang dicapai pada usia
purnabakti awal.
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang
digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir dan sesuai UU RI
No.13 Tahun 2003) pada saat peserta berusia 50 thn dan minimal masa
kerja 20 thn.

• PESERTA DIBERHENTIKAN / MENGUNDURKAN DIRI

Apabila peserta mengundurkan diri dari atau diberhentikan oleh perusahaan sebelum mencapai masa Purnabakti Normal dan belum mencapai usia dan masa kerja sebagaimana dalam ketentuan Purnabakti Awal, maka kepada peserta melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

Faktor Nilai Tunai x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :
Masa kerja yang dihitung adalah masa kerja yang dicapai pada saat
peserta diberhentikan/ mengundurkan diri.
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang
digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir dan sesuai UU RI
No.13 Tahun 2003) pada saat peserta diberhentikan/ mengundurkan diri.
Faktor Nilai Tunai sesuai Tabel yang ditentukan.

• RASIONALISASI, PERUSAHAAN PAILIT ATAU BERALIHNYA PERUSAHAAN

Apabila peserta berhenti bekerja disebabkan oleh rasionalisasi, perusahaan pailit, atau karena beralihnya perusahaan, maka kepada peserta melalui Pemegang Polis dibayarkan dana sekaligus sebesar :

Faktor Nilai Tunai x Gaji Dasar Asuransi Terakhir.

Dengan ketentuan :
Masa kerja adalah masa kerja yang dicapai peserta pada saat
rasionalisasi, perusahaan pailit, atau beralihnya perusahaan.
Gaji Dasar Asuransi Terakhir dihitung berdasarkan gaji terakhir ( yang
digunakan sebagai dasar pembayaran premi terakhir dan sesuai UU RI
No.13 Tahun 2003) pada saat rasionalisasi, perusahaan pailit, atau
beralihnya perusahaan.
Faktor Nilai Tunai sesuai Tabel yang ditentukan.

UNTUK DAPAT TERSELENGGARAKANNYA PROGRAM KESEJATERAAN KARYAWAN PERUSAHAAN HARUS MENYEDIAKAN

• Ketersediaanya dana yang Cukup oleh Perusahaan
• Dalam menghitung Program Kesejahteraan Karyawan dibutuhkan 2 ( dua ) macam Premi yaitu : PSL ( Past Service liability ) & CSL ( Coming Service Liability ) artinya masa kerja yang lalu diperhitungkan dan Masa Kerja yang akan datang sampai peserta pensiun.

KETIKA PERUSAHAAN MEMUTUSKAN MENGAMBIL PKK ( Program Kesejahteraan Karyawan ) pada AJB Bumiputera 1912 lebih banyak pilihan benefit yang lengkap jika dibandingkan dengan menyerahkannya kepada DPLK diantaranya sbb :

1. Adanya pilihan benefit Program Kesejahteraan Karyawan ( PKK) diantaranya :

• Manfaat Pensiun Sesuai UU.RI No.13/ 2003
• Manfaat Pensiun Dikaitkan dengan Masa kerja Peserta misalkan
( 2, 6 x MK x GDA )
• Manfaat Pensiun menggunakan Formula misalkan( 32, 2 x Gaji Dasar Akhir )
- Purnabakti Normal = 32, 2 x GDA
- Purnabakti Meninggal = 32, 2 x GDA
- Purnabakti Cacat Total = 32, 2 x GDA
- Purnabakti Awal = 32, 2 x GDA

2. Adanya pilihan manfaat pensiun bagi Pesserta ( Karyawan ) dapat diberikan
secara sekaligus 100 % ( Lumpsum kepada peserta ) atau secara berkala
( Anuitas Seumur Hidup )

Adapun Pengertian Anuitas :

Program Anuitas Seumur Hidup adalah penerimaan manfaat pensiun secara berkala setiap bulan kepada peserta utama sampai dengan seumur hidup peserta utama, jika peserta utama didalam perjalanannya terjadi meninggal dunia, maka manfaat pensiun bulanannya dilanjutkan kepada pasangannya Janda / Duda sebesar 60 % dari pensiun peserta utama sampai dengan seumur hidup Janda / Duda, Jika pensiun Janda / Duda meninggal dunia maka manfaat pensiun bulanannya dilanjutkan kepada Anak sebesar 33, 33% dari pensiun Janda / Duda sampai usia anak 25 tahun, sudah bekerja, atau sudah menikah maksimal 3 orang anak.

BEBERAPA KEUNTUNGAN TERSELENGARANYA PROGRAM KESEJAHTERAAN KARYAWAN ( PKK )

A. Keuntungan Bagi Perusahaan Menyerahkan Pengelolaan Pesangon / Program Kesejahteraan Karyawan kepada AJB Bumiputera 1912 sbb :

1. Perusahaan dapat dengan mudah mengontrol dan mengetahui Karyawan yang akan memasuki Usia pensiun dimasa mendatang.
2. Perusahaan Tidak perlu repot-repot dalam menyediakan dana pesangon yang cukup besar bagi Karyawan ketika mendadak PHK ( Pemutusan Hubungan Kerja ) ketika terjadi PHK secara massal.
3. Perusahaan tidak terbebani Pajak atas penyerahaan pengelolaan Pesangon ke AJB Bumiputera 1912 yang diserahkan secara bertahap atau berkala.
4. Cash Follow dana perusahaan tidak terganggu dengan adanya pengelolaan pesangon secara terpisah dan menjamin karyawan akan tetap mendapatkan hak-hak manfaat pesangonnya dimasa mendatang.
5. Perusahaan dapat dengan mudah mengetahui besaran anggaran yang dibutuhkan untuk alokasi pengelolaan Kesejahteraan Karyawannya dengan dikelola oleh AJB Bumiputera 1912.
6. Perusahaan dapat dengan mudah mengetahui manfaat Purnabakti yang sudah ditentukan diawal yang akan didapatkan oleh Karyawannya, baik Purnabakti Normal, Purnabakti meninggal, Purnabakti Cacat Tetap, Purnabakti Awal, dan PHK mengundurkan diri dan atau PHK oleh Perusahaan.
7. Perusahaan dapat menghemat biaya dengan menyerahkan pengelolaannya kepada AJB Bumiputera 1912 seperti ; biaya pendirian dana pensiun, biaya menyediakan SDM , biaya menyediakan ruang kantor dan Gedung, sekaligus tidak menanggung kegagalan berinvestasi dimasa mendatang atas manfaat yang sudah ditentukan dan dijanjikan oleh pemberi kerja melalui AJB Bumiputera 1912 sebagai pengelola dana kesejahteraan.
8. Perusahaan terbebas dari ancaman Pidana dan Denda Kurungan oleh Pihak Berwajib, karena sudah melaksankan kewajibannya kepada karyawan dengan menyediakan Dana pesangon Karyawan yang dikelola oleh pihak ke-3 dengan mendapatkan manfaat sesuai dengan UU No.13/ 2003 tentang Ketenaga Kerjaan.
9. Perusahaan dapat memiliki nilai jual tinggi dimata Karyawan dan stakeholder dengan terjaminnya dana Kesejahteraan Karyawan dimasa mendatang dimata para calon investor.
10. Perusahaan dapat dengan mudah mendapatkan calon Karyawan yang memiliki kualitas tinggi karena mengingat sudah mempunyai Jaminan Kesejahteraan Karyawan dimasa mendatang.
11. Perusahaan dapat mempertahankan Karyawan yang memiliki Prestasi-prestasi dibidangnya dengan adanya manfaat Jaminan Kesejahteraan Karyawan yang sudah disediakan.
12. Perusahaan akan memperolah keuntungan dengan dijalankannya Program Kesejahteraan Karyawan yang menjadikan karyawan akan semakin loyal dan mengabdikan dirinya sepenuhnya kepada perusahaan.

B. Keuntungan Bagi Karyawan yang menerima manfaat Program Kesejahteraan Karyawan yang dilaksanakan oleh Perusahaan sbb :

1. Karyawan mendapatkan kepastian dimasa medatang ketika memasuki Usia Purnabakti dalam mendapatkan jaminan Kesejahteraannya.
2. Karyawan mendapatkan manfaat yang lengkap dari Program Kesejahteraan Karyawan yang disediakan oleh perusahaan melalui kerjasama pengelolaan oleh AJB Bumiputera 1912 diantaranya seperti ; Purnabakti Normal, Purnabakti Meninggal, Purnabakti Cacat, Purnabakti Awal, PHK oleh Perusahan dan PHK kehendak sendiri.
3. Karyawan mendapatkan kepastian manfaat yang besarannya sudah ditentukan diawal yaitu Program Manfaat Pasti yang investasinya mendapatkan garansi oleh AJB Bumiputera 1912.
4. Karyawan dapat menentukan pilihan manfaat Purnabakti pada saat memasuki usia purnabakti sesuai keinginan dapat diambil sekaligus 100 % ( Lumpsum ) atau secara bulanan ( Anuitas Seumur Hidup )
5. Karyawan dapat dengan mudah mendapatkan pengurusan pencairan manfaat purnabakti ditempat cukup melalui bagian SDM diperusahaannya tidak perlu repot datang ke AJB Bumiputera 1912.

DATA YANG DIPERLUKAN UNTUK MENGHITUNG BENEFIT DAN PREMI PROGRAM KESEJAHTERAAN KARYAWAN ( PKK ) Sbb :

• Tanggal mulai program asuransi.
• Tanggal lahir karyawan.
• Tanggal diangkat sebagai karyawan.
• Gaji karyawan terakhir.
• Asumsi kenaikan gaji per tahun.
• Jangka waktu program asuransi.

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami :

Latin C.S
NL.10039776

AJB Bumiputera 1912
Divisi Asuransi Kumpulan Jakarta 3
Kantor Wilayah Jakarta IV
Gedung Bumiputera Lantai 6
Jl.HOS.Cokroaminoto No.85 Menteng
Jakarta 10310
Tlp.( 021) 2300549, 3901331
Fax.( 021) 3901329
WhatsApp : 08161110447
Mobile : 081210003252
E-mail : latincs.bp@ indosat.balckberry.com
Hallo Bumiputera 08001881912

PROSEDUR PENGURUSAN PENCAIRAN DANA PENSIUN

Sebagaimana kita ketahui bahwa dalam UU RI No. 11/ 1992 tentang Dana Pensiun khusus dana pensiun yang menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti ( PPIP ) baik itu bentuknya DPPK / DPLK maka bagi peserta pensiun yang akan melakukan pengurusan pencairan dana pensiunnya pertama-tama akan dikenakan pajak atas manfaat pensiun sesuai dengan Peraturan Dana Pensiun ( PDP ) yang berlaku, kemudian peserta maksimal hanya boleh menikmati dana pensiun sekligus ( lumpsum) sebesar 20% dari saldo dana pensiunnya setelah dikurangi pajak, kemudian yang 80 % wajib dibelikan program Anuitas ke perusahaan asuransi Jiwa sesuai dengan pilihan peserta / Pasangan / ahliwaris dan sebagai tambahan informasi yang menjual Program Anuitas Seumur Hidup salah satunya adalah Asuransi Jiwa Bersama BUMIPUTERA 1912.

• PROSEDUR PENGURUSAN ANUITAS DI PERUSAHAAN ASURANSI JIWA
BAGI PESERTA DANA PENSIUN

1. Peserta mengisi form aplikasi dari perusahaan asuransi jiwa yang dilengkapi dengan persyaratan sbb:

a. Mengisi dan menandatangani form Pembayaran Pensiun dari DPPK / DPLK asal dana pension peserta.
b. Mengisi dan menandatangani form Anuitas dari Perusahaan Asuransi Jiwa ( Bumiputera ) dan SPAJ ( Surat Penutupan Asuransi Jiwa ) .
c. Mengirim kartu/ buku asli peserta DPPK/ DPLK * )
d. Melengkapi dengan foto Copy diantaranya ; KTP, KK, NPWP, SK-pensiun,
e. Cover buku Tabungan, dan Laporan Saldo Bulan terakhir DPPK/ DPLK * * )

2. Kemudian Perusahaan Asuransi Jiwa membuatkan surat rujukan ke Dana Pensiun Berkas yang sudah siap akan diproses dan dikirim ke DPPK / DPLK tempat dana pensiun peserta.

3. DPPK / DPLK akan memproses dana pensiun peserta untuk dicairkan dan selanjutnya mengirimkan dana peserta setelah dikurangi pajak atas manfaat pensiun 20% dikreditir langsung kerekening peserta pada saat itu, dan 80% dikrediktir ke Perusahaan asuransi Jiwa
( Bumiputera ) untuk pembelian program anuitas ( sesuai dengan PDP) .

4. Dana pensiun peserta yang sudah di AJB Bumiputera 1912 maka peserta menerima pembayaran pensiun setiap bulan sampai dengan seumur hidup peserta Utama, jika meninggal dunia ( Peserta Utama) , maka manfaat bulanan turun kepada Janda / Duda sampai dengan seumur hidup. Jika janda / Duda meninggal dunia maka manfaat bulanan peserta turun kepada Anak sampai dengan usia 25 tahun, sudah bekerja, atau sudah menikah maksimal 3 orang anak. .

• PENGURUSAN PENGALIHAN DANA PENSIUN KE DPLK

1. Peserta mengisi form aplikasi yang dilengkapi dengan persyaratan sbb:

a. Mengisi dan menandatangani form pengalihan / Pembayaran Pensiun DPPK / DPLK) asal dana pensiun peserta.
b. Mengisi dan menandatangani form pendaftaran peserta baru ( form.dplk.BP.01 & form.dplk.BP.06 )
c. Mengirim kartu asli / buku asli peserta DPPK / DPLK * )
d. Melengkapi dengan foto copy seperti ; KTP, KK, NPWP, Surat Referensi Kerja, Cover Buku Tabungan, dan Laporan Saldo Bulan terakhir DPPK/ DPLK * * )

2. Kemudian DPLK ( Bumiputera ) membuatkan surat rujukan ke DPPK / DPLK Berkas yang sudah siap akan diproses dan dikirim ke DPPK / DPLK tempat dana pensiun peserta.

3. DPPK / DPLK akan memproses dan mengirimkan dana peserta ke DPLK Bumiputera dan sudah menjadi kepesertaan mandiri di dana pensiun yang baru ( sesuai dengan PDP) .

4. Setelah dana pensiun peserta diterima di DPLK yang baru peserta dapat memilih untuk menjadi kepesertaan secara mandiri sampai tiba waktunya mencapai usia pensiun atau mencairkannya dengan konsekuensi pengenaan administrasi pencairan dana pensiun.
Jika Dana pensiun peserta tidak diwajibkan membeli anuitas seumur hidup ( sesuai dengan PDP) maka akan dibayarkan tunai ( cash) di DPLK Bumiputera dikirim ke rekening peserta.

5. Jika Dana pensiun peserta diwajibkan mengambil anuitas seumur hidup ( sesuai dengan PDP) maka DPLK Bumiputera akan memproses pencairan dikurangi pajak atas manfaat pensiun kemudian 20 % dikreditir langsung kerening peserta pada saat itu dan 80% dikreditir ke perusahaan asuransi jiwa untuk pembelian program anuitas diperusahaan asuransi jiwa yang dipilih / ditunjuk oleh peserta dana pensiun.

Apa yang akan anda lakukan ketika anda sudah memasuki pensiun, segera menghubungi kami di alamat sbb :

Latin C.S
AJB BUMIPUTERA 1912
Divisi Asuransi Kumpulan Jakarta
Gedung Bumiputera Lt.6
Jl.HOS. Cokromaninoto No. 85 Menteng
Jakarta -10310
Hp. : 08161110447 -081210003252
PIN BB : 325A269C
E-mail: latincs.bp@ indosat.blackberry.com
E-mail: latincs.bp@ gmail.com

www.pencairan-pensiun.indonetwork.co.id

Segera hubungi kami untuk Pembelian Program Anuitas Seumur Hidup, Pengalihan Pensiun dan Pencairan Dana Pensiun anda ! ! Kami akan bantu pengurusannya rata-rata kami bisa selesaikan dalam waktu cepat, paling cepat 2 hari cair dan paling lama 5 hari cair untuk pengalihan pensiun. Dan untuk pengurusan Anuitas paling lambat 30 hari kerja cair sudah dapatkan manfaat bulanannya terhitung setelah dana efektif.

Langkah pengurusan Dana Pensiun bisa datang lansung kekantor kami atau cukup duduk manis ditempat semuanya kami yang mengurusnya tinggal terima beres Dana masuk kerekening anda dalam waktu cepat.

Dibuat oleh ; Latin C.S
Membuat situs langsung jadi? Silahkan kunjungi indonetwork.co.id